Pada suatu hari, ada seorang manusia yang perawakannya kurus kering. Manusia itu bernama Lagon. Lagon adalah individu yang selalu dibully karena ia kurus kering dan lemah.
Pada saat sekolah Lagon mengadakan study tour ke Museum Galon Internasional. Lagon tidak sengaja tertimpa oleh sebuah galon radioaktif. Setelah itu Lagon langsung disekap oleh FBI.
FBI meneliti dan menemukan bahwa Lagon akan bermutasi. Lagon yang akan bermutasipun kesakitan menahan kekuatan yang mengalir di tubuhnya. Lagon pun bermutasi menjadi entitas yang bukan manusia lagi. Ia berubah menjadi Galon-Man.
Lagon lari dari FBI yang menyekapnya. Lagon diburu dan keluarlah poster buronannya. Lagon pun menggunakan kostum agar ia tidak tertangkap oleh siapapun.
Musim kemaraupun datang, kekeringan melanda Kota Cibalagong. Lagon yang sudah lama menjadi Galon-Man pun sekarang sudah bisa mengendalikan kekuatannya. Kekuatannya adalah mengeluarkan seluruh jenis perairan.
Masyarakat di Kota Cibalagong banyak yang sakit karena tidak ada air minum. Lagon yang sekarang adalah Galon-Man akan menolong masyarakat termasuk orang yang dulu mem-bully-nya tanpa pamrih. Ia datang dan menolong orang yang membutuhkannya, sampai namanya pun bergema hingga seluruh dunia “Galon-Man”.
FBI pun mendengar kabar itu dan merekapun tahu bahwa Galon-Man adalah Lagon. Merekapun segera bertindak untuk menangkapnya. Banyak inteligen di antara mereka yang memiliki kekuatan juga. Seperti Kuli-Man, Kompor-Man, Kotak Makan-Man, dan Jengkol-Man.
Mereka bersatu untuk menangkap Galon-Man. Akhirnya Galon-Man terpojok, namun masyarakat tidak terima bahwa Galon-Man ditangkap. Galon-Man pun melawan dan bisa bertahan dengan hebat, namun ia hanyalah seorang galon, ia rapuh meski memiliki kekuatan elemen inti kehidupan.
Galon-Man hanyalah sebuah galon. Sekali dipukul oleh Kuli-Man ia langsung hancur. Masyarakat pun mengenang kepergian Galon-Man dengan membuat patung berbentuk galon untuk mengenang jasanya.
TAMAT
oleh: M. Aldi Husni, Santri-Murid Kelas IX SMP Alam Nurul Furqon asal Garut.