oleh: Putri Aulia Rahma, Santri-Murid Kelas IX SMP Alam Nurul Furqon asal Padang

Perempuan tangguh nan bijaksana, Nusaibah binti Ka’ab, adalah perempuan yang berasal dari suku Banu Najjar. Perempuan hebat yang sering mengikut serta dalam beberapa perang umat Islam; Perang Uhud, Baitul Aqabah II, Hunain, Yamamah, dan Perjanjian Hudaibiyah.

Nusaibah juga memiliki julukan sebagai Ummu Umarrah/Ummu Imarah. Memiliki arti yang indah yaitu “Sang Perisai Rasulullah”.

Nusaibah saat pertama kali mengikuti Perang Uhud hanya sekadar menyiapkan keperluan logistik dan medis bersama perempuan-perempuan yang lain. Namun, pada saat itu Madinah sangat kacau, karena para pemanah di atas bukit melanggar peraturan.

Keselamatan Nabi Muhammad Saw. saat itu sedang tidak aman. Nusaibah yang menyadari hal itu sontak masuk ke dalam barisan pasukan perang. Nusaibah terlihat sangat mengagumkan, hebat, pun berwibawa.

Usai perang, Nusaibah mendapatkan total 12 luka. Luka yang paling parah Nusaibah dapatkan di leher dan akhirnya ia terjatuh pingsan. Ketika tersadar dari pingsan, hal pertama yang Nusaibah tanyakan ialah keselamatan Rasulullah.

“Di mana Baginda Rasul? Apakah beliau terluka?”

Nusaibah menanyakan keselamatan Rasul. Bagi Nusaibah keselamatan Rasulullah sangat penting baginya. Rasul yang mendengar itu, mendoakan Nusaibah dan anaknya, Abdullah, yang juga pejuang perang.

“Yaa Allah SWT. jadikanlah Nusaibah dan anaknya, Abdullah, sebagai sahabatku kelak di surga nanti.”

selesai